Sejarah Singkat MTs NU Salatiga


MTs NU Salatiga merupakan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Imaratul Wal Madaris (YAIMAM). MTs NU Salatiga berdiri pada tahun 1959 dengan NSS 212337301001 dan berdiri pada tanah hak milik seluas 4697 m2. MTs NU Salatiga didirikan oleh tokoh agama yaitu K.H. Khumaidi yang dibantu oleh tokoh-tokoh Islam pada waktu itu antara lain: 

a. K.H. Zubair 

b. K.H. Badrudin Honggowongso 

c. K.H. Ghufron 

d. K.H. Kasmuni 

e. K.H. Zainudin 

Hingga tahun 1964, MTs NU Salatiga belum memiliki gedung sendiri, sehingga pelaksanaan belajar mengajar dilaksanakan di rumah bapak K.H. Badrudin Honggowongso yaitu di jalan Taman Makam Pahlawan No. 02 Salatiga. 

Melalui usaha beberapa tokoh dan pengurus YAIMAM selama 8 tahun, MTs NU Salatiga berhasil membangun gedung dan dari Kanwil Departemen Agama Jawa Tengah memberikan ijin pendirian sekolah dengan S.K. No.K/2035/111/75, tanggal 01 Januari 1975 di Jalan Kartini No. 02 Slatiga.

Mula-mula MTs NU Salatiga kurang bisa berjalan dengan baik disebabkan oleh kurangnya tenaga pengajar, sarana dan prasarana. Namun, perlahan-lahan kebutuhan MTs NU Salatiga mulai terpenuhi berkat bantuan dari para tokoh agama dan masyarakat. Selain itu, MTs NU Salatiga juga mendapatkan bantuan dari Departemen Agama Kota Madya Salatiga sehingga perkembangan lembaga pendidikan ini mulai membaik dari segi kualitas tenaga pengajar dan jumlah input siswanya.  Pada tanggal 30 Juni 1993 Kanwil Depag Propinsi Jawa Tengah memberikan pengakuan akreditasi dari sekedar terdaftar menjadi diakui dengan S.K.No.WK/5C/PP.CO.5/1390/1993. Sejak itulah lembaga pendidikan ini mengalami kemajuan pesat. 

Sesuai penerapan kurikulum baru tingkat satuan pendidikan MTs NU Salatiga sebagai lembaga pendidikan formal berkomitmen menyelenggarakan pendidikan serta latihan sebagai pemenuhan kebutuhan pasar kerja dengan membentuk sumber manusia yang unggul, berdaya sekaligus mandiri dan berwawasan ke depan.